Pada hari Jumat, 08 Mei 2026, STAI Daarut Tauhiid melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kurikulum Outcome Based Education (OBE) bersama para akademisi dan evaluator pendidikan tinggi Islam, yaitu Dr. H. Mohamad Jaenudin, M. Ag., M. Pd. (Sekbid Akademik Kopertais Wil. II Jabar) dan Dr. Hasan Mustopa, M. Si (Dosen/LP2M UIN SGD BDG)Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penelitian, Focus Group Discussion (FGD), serta evaluasi implementasi model “Kurikulum Cinta Berdampak” berbasis kompetensi digital dalam pengembangan Kurikulum OBE di lingkungan STAI Daarut Tauhiid. Diskusi berlangsung secara konstruktif dengan melibatkan unsur pimpinan, dosen, serta pengelola akademik sebagai upaya memperkuat kualitas kurikulum yang adaptif terhadap tantangan zaman namun tetap berlandaskan nilai-nilai spiritual Islam.
Dalam pertemuan tersebut dibahas bahwa konsep Kurikulum Berbasis Cinta Berdampak akan diintegrasikan dalam proses pemutakhiran rangkaian penyusunan Kurikulum OBE STAI Daarut Tauhiid. Pendekatan ini diarahkan untuk membangun sistem pendidikan yang tidak hanya menekankan capaian akademik dan kompetensi digital, tetapi juga membentuk karakter, kelembutan hati, kekuatan iman, serta kebermanfaatan nyata bagi masyarakat.
Melalui hasil Focus Group Discussion bersama LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta tindak lanjut monitoring dan evaluasi dari Kopertais Wilayah II Jawa Barat, diharapkan lahir berbagai masukan positif (positive input) untuk penyempurnaan kurikulum di STAI Daarut Tauhiid. Kurikulum yang dikembangkan diharapkan menjadi sarana syiar dan pembinaan yang mampu melahirkan mahasiswa yang semakin dicintai Allah SWT, semakin lembut hatinya, semakin kuat keyakinan imannya, serta mampu menghadirkan “dampak instan” yang positif bagi masyarakat dalam semangat Islam rahmatan lil ‘alamin.
