Jakarta, 12–14 Agustus 2026 – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam [KPI] STAI Daarut Tauhiid Bandung turut berkontribusi dalam penyelenggaraan Konferensi Nasional Komunikasi Islam (KNKI) VI dan Annual International Conference on Islam, Media and Digital Society (AICIMIDS) 2026 bertempat di Hotel Millenium Sirih, Jakarta dengan tema “Media, the Contemporary Muslim World, and Digital Network Society: Authority, Identity, and Social Transformation.”
Rangkaian KNKI VI ASKOPIS diawali dengan pembukaan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Acara tersebut menghadirkan sambutan dari berbagai tokoh penting, di antaranya Dr. Mohammad Zamroni, M.Si. selaku Ketua Umum DPP ASKOPIS, Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. selaku Dewan Pertimbangan DPP ASKOPIS, serta Prof. Phil. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D. selaku Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang membuka kegiatan secara resmi.
STAI Daarut Tauhiid Bandung turut memeriahkan pada kegiatan tersebut sebagai Presenter AICIMIDS 2026 yang disampaikan langsung oleh Dr. Tedhi Setiadhi, S.Kom.I., M.Sos. sebagai Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam STAI Daarut Tauhiid Bandung dengan tema “Dinamika Jejaring Komunikasi Dakwah dalam Instagram: Perspektif Actor-Network Theory (ANT)”
Kajian tersebut lanjut Dr. Tedhi – membahas bagaimana transformasi media digital telah mengubah pola komunikasi dakwah. Instagram tidak hanya dipahami sebagai sarana penyampaian pesan keislaman, tetapi sebagai ruang jejaring yang mempertemukan berbagai aktor, baik manusia maupun teknologi, seperti dai, jamaah digital, konten dakwah, algoritma media sosial, dan komunitas virtual. Melalui pendekatan Actor-Network Theory (ANT), Dr. Tedhi menjelaskan bahwa komunikasi dakwah di era digital berlangsung melalui proses relasi, negosiasi, dan interaksi antaraktor yang membentuk ekosistem dakwah baru.
Menurutnya Tedhi – sapaan beliau, keberhasilan dakwah digital tidak hanya ditentukan oleh kualitas pesan, tetapi juga kemampuan memahami karakter media, budaya pengguna, serta mekanisme teknologi yang ikut membentuk penyebaran dan penerimaan pesan keagamaan
Beberapa pembicara utama yang hadir antara lain – Denis Bolotsky, Senior Media Executive International Broadcasting of Russian Today, yang memberikan perspektif mengenai perkembangan media internasional dan dinamika komunikasi global. Selanjutnya ada Prof. Burak Gunes – Communication Counselor at the Turkish Embassy in Indonesia, yang memberikan wawasan mengenai komunikasi internasional serta hubungan media dalam konteks global. Hadir juga Prof. Andi Faisal Bakti, M.A., Profesor bidang Ilmu Komunikasi FDIKOM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang memperkuat kajian komunikasi Islam melalui perspektif akademik dan perkembangan masyarakat digital.
Sesi seminar internasional tersebut kemudian dilanjutkan dengan panel session yang membahas berbagai subtema terkait Islam, media, identitas, otoritas keagamaan, dan transformasi sosial dalam masyarakat jaringan digital.
Keikutsertaan Prodi KPI STAI Daarut Tauhiid Bandung dalam KNKI VI dan AICIMIDS 2026 menjadi bagian dari komitmen kampus dalam memperkuat tradisi akademik, meningkatkan jejaring nasional dan internasional, serta menghadirkan kajian komunikasi Islam yang relevan dengan perkembangan teknologi.
Melalui kontribusi akademik tersebut, STAI Daarut Tauhiid Bandung terus mendorong pengembangan ilmu Komunikasi dan Penyiaran Islam agar mampu menjawab tantangan era digital sekaligus menghadirkan dakwah yang adaptif, kreatif, dan memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan agama.
Melalui keterlibatan dalam forum ilmiah tersebut, STAI Daarut Tauhiid Bandung terus mendorong penguatan tradisi akademik, penelitian komunikasi dakwah, dan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat digital pungkasnya.
Caca Mansyur_

